Bagaimana Cara Pakai Sunscreen yang Benar?
Ilustrasi sinar matahari / @ canva
Banyak orang merasa sudah rajin pakai sunscreen 🌤️, tapi tetap kusam, belang, atau gampang jerawatan. Bisa jadi… cara pakainya yang keliru, bukan produknya.
Rajin saja tidak cukup tapi kamu perlu tahu bagaimana cara memakai sunscreen yang benar. Biar nggak cuma pakai, tapi juga bekerja maksimal. ✨
1️⃣. Panduan lengkap cara menggunakan sunscreen yang benar
Memakai sunscreen yang benar perlu diperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Ukuran yang Tepat
Gunakan jumlah ukuran yang tepat – ini yang sering salah!
Banyak yang pakai sunscreen terlalu sedikit, akhirnya perlindungannya nggak optimal. Jika terlalu sedikit bisa membuat kulit bisa gosong atau belang.
Gunakan aturan dua ruas jari – sekitar 2 sendok teh untuk seluruh tubuh – agar perlindungan bisa maksimal.
Melansir dari Kumparan, dr. Matahari Arsy, SpKK, founder GLOEI mengungkapkan, “Sebenarnya ada hitungannya dalam menggunakan sunscreen karena adanya perbedaan ukuran wajah tiap orang. Tapi secara umum sunscreen bisa digunakan sebanyak 2 jari satu garis lurus saja. Atau bisa juga dua ruas jari secara full.”
Lebih lanjut dr. Matahari menjelaskan bahwa ukuran setiap manusia berbeda. Secara umum dibutuhkan sekitar 0,8-1g sunscreen untuk area wajah dan leher.
Satu ruas jari kurang lebih 0,5 g, sehingga minimal dibutuhkan 0,8-1g seukuran dua ruas jari atau setara dengan dua jari satu garis lurus.
2. Waktu Penggunaan
Oleskan sunscreen 15–30 menit sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari agar meresap sempurna.
Sunscreen perlu waktu untuk menyerap ke kulit untuk membentuk lapisan pelindung kulit.
Selain itu agar manfaat sunscreen bisa terserap secara maksimal. Jika sunscreen digunakan tidak maksimal kulit akan rentan terbakar dan memicu kanker kulit.
3. Urutan Skincare
Urutan pemakaian skincare dilakukan dengan mengikuti tekstur produk, mulai dari yang paling cair hingga paling kental.
Sunscreen tetap harus diletakkan terakhir karena berperan sebagai pelindung utama kulit dari paparan sinar matahari.
Jika salah urutan pemakaian skincare dan sunscreen tidak dalam posisi terakhir bisa membuat sunscreen larut sehingga kemampuan perlindungannya berkurang.
Berikut urutan skincare di pagi hari:
1. Cleanser
2. Toner
3. Serum
4. Moisturizer
5. Sunscreen (terakhir)
⏳ Tunggu ± 15–20 menit sebelum keluar rumah supaya sunscreen membentuk lapisan pelindung sempurna.
4. Teknik Aplikasi
Teknik pengaplikasian sunscreen bukan dengan digosok. Digosok bikin kulit menjadi iritasi. Ini yang sering salah dilakukan oleh pemula pengguna sunscreen.
Gunakan teknik totol yaitu sunscreen di totol (dotting technique). Sebuah metode mengaplikasikan tabir surya dengan meletakkannya dalam titik-titik kecil di seluruh wajah sebelum diratakan.
Peletakan sunscreen yang ditotol ini di bagian dahi, pipi, hidung, dagu, dan leher, lalu ratakan dengan cara ditepuk-tepuk lembut.
Teknik ini bertujuan untuk memastikan perlindungan yang rata, mencegah greasy (terlalu berminyak), dan mengurangi risiko pilling (sunscreen menggumpal).
Berikut adalah panduan lengkap teknik aplikasi sunscreen dengan cara totol:
1. Persiapan dan Takaran (Aturan 2 Jari)
✅ Bersihkan wajah, oles sunscreen sebagai tahap akhir di pagi hari.
✅ Keluarkan sunscreen sepanjang dua ruas jari penuh (jari telunjuk dan jari tengah) untuk wajah dan leher.
✅ Ambil sunscreen tersebut dengan jari tangan satunya untuk mempermudah totol.
2. Metode Totol-Totol (Dotting Method)
✅ Totolkan sunscreen secara merata di titik-titik strategis yaitu area kening, pipi kiri, pipi kanan, hidung, dan dagu.
✅ Pakai teknik 13 titik yaitu 4 di kening, 3 di masing-masing pipi, 1 di hidung, 1 di atas bibir, dan 1 di dagu. Tujuannya agar lebih maksimal dan merata.
3. Meratakan (Blending)
✅Tepuk-tepuk, jangan digosok. Ratakan titik-titik sunscreen dengan cara menepuk-nepuk lembut dan mengusap pelan ke seluruh wajah dan leher.
✅Arah Mengusap: Untuk area pipi, usap dari dalam ke luar untuk mencegah kulit kendur. Untuk leher, usap ke arah atas agar tidak cepat berkeriput.
✅Pijat Perlahan: Pijat lembut hingga produk meresap sempurna.
Jika menggunakan obat totol jerawat maka aplikasikan setelah sunscreen meresap untuk memastikan pelindung UV tidak bergeser.
5. Area yang Sering Terlupakan
Pastikan mengoleskan sunscreen pada area yang sering terlupakan yaitu area leher, telinga, kelopak mata, garis rambut, dan punggung tangan.
Area ini rentan terkena paparan sinar UV yang menyebabkan penuaan dini, flek hitam, dan risiko kanker kulit.
6. Re-apply (Ulangi Aplikasi)
Sunscreen bukan pelindung seharian penuh karena itu dibutuhkan re-apply setiap 2-3 jam.
Apalagi jika kondisi banyak berkeringat, aktivitas outdoor, berenang, dan wudhu atau cuci muka.
💡 Tips remaja: pilih sunscreen spray atau powder sunscreen biar reapply tetap praktis tanpa ribet.
7. Tetap Pakai di Dalam Ruangan
Sunscreen wajib digunakan meski di dalam ruangan karena sinar UV. Pemakaian sunscreen minimal SPF 30.
Memakai sunscreen didalam ruangan tetap dianjurkan karena sinar ultraviolet:
✅ Dapat menembus kaca jendela.
✅ Merusak kolagen dan elastin.
✅ Menyebabkan penuaan dini (garis halus/flek hitam) meski tidak ada rasa panas matahari.
✅ Meningkatkan risiko kanker kulit.
✅ Melindungi dari blue light (sinar biru) dari perangkat digital (gadget/laptop) yang memicu hiperpigmentasi.
Sinar UV tetap masuk meski kondisi langit mendung atau berada dekat jendela/ruang terang. Maka reapply setiap 2-3 jam untuk perlindungan maksimal.
2️⃣ Pakai Sunscreen adalah Wajib, Bukan Opsional
Sunscreen melindungi kulit dari sinar UVA ( membuat penuaan dini ) dan UVB (membuat kulit terbakar ).
👉 Bahkan saat mendung, di dalam rumah, atau dekat jendela, sinar UVA tetap menembus kaca.
📌 Fakta ilmiah: Paparan UV kronis mempercepat kerusakan kolagen dan elastin kulit.
3️⃣ Pilih Sunscreen Sesuai Aktivitas
Bukan soal mahal, tapi tepat guna:
Aktivitas harian sekolah: SPF 30 PA+++
Outdoor lama / olahraga: SPF 50 PA++++
Kulit sensitif: cari label physical/mineral sunscreen
📌 Ilmiah singkat:
SPF = perlindungan UVB
PA = perlindungan UVA
4️⃣ Sunscreen Tidak Bikin Kulit “Ketergantungan”
Ini mitos yang sering dinormalisasi.
🧠Faktanya:
Sunscreen tidak membuat kulit lemah, justru:
~ Melindungi skin barrier
~ Mengurangi inflamasi
~ Menurunkan risiko hiperpigmentasi
Yang bikin “breakout” biasanya tidak cocok formula, bukan karena sunscreen itu sendiri.
5️⃣ Pilih yang Tepat: Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30
Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 dan label broad spectrum (perlindungan UVA dan UVB).
SPF ( sun protection factor ) adalah angka untuk menunjukkan seberapa lama sinar UVB bisa menyebabkan kulit terbakar atau sunburn.
SPF merupakan standar yang digunakan untuk mengukur tingkat perlindungan produk sunscreen dalam melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet B (UVB).
Semakin tinggi nilai SPF suatu produk sunscreen, maka semakin tinggi pula kemampuan perlindungan sunscreen dan tingkat perlindungannya terhadap sinar UVB.
SPF 30 bisa menghalangi 97% paparan sinar UV.
Tingkat perlindungan produk sunscreen terhadap kulit akan berbeda-beda sesuai dengan nilai SPF-nya. Ini penjelasannya:
• SPF 15: Sunscreen ini melindungi kulit dari 93% paparan sinar ultraviolet B.
• SPF 30: Sunscreen ini melindungi kulit dari 97% paparan sinar ultraviolet B.
• SPF 50: Sunscreen ini melindungi kulit dari 98% paparan sinar ultraviolet B.
• SPF 100: Sunscreen ini melindungi kulit dari 100% paparan sinar ultraviolet B.
Selain itu, perlu diketahui bahwa produk sunscreen dengan SPF 15 hanya dapat melindungi kulit dari sunburn. Tidak melindungi dari efek penuaan dini dan kanker kulit.
Oleh karena itu, disarankan untuk memilih produk sunscreen dengan SPF minimal 30 guna memperoleh perlindungan yang optimal.
Ketika memilih produk sunscreen, selain memperhatikan tingkat SPF, perlu diperhatikan pula tingkat PA (protection grade of UVA).
Label PA tidak hanya menangkal sinar UVB, tetapi juga sinar UVA yang bisa menyebabkan kulit mengalami penuaan dini dan kanker kulit.
Tingkat perlindungan terhadap paparan sinar UVA diukur menggunakan metode PPD (persistent pigment darkening). Nilai 10 PPD dipercaya dapat bertahan 10 kali lipat lebih lama.
Metode PPD ini dikonversi ke sistem PA yang biasanya tercantum dalam kemasan sunscreen. Ini penjelasannya :
• PPD 2–4 setara dengan PA+
• PPD 4–8 setara dengan PA++
• PPD 8–16 setara dengan PA+++
• PPD lebih dari 16 setara dengan PA++++
6️⃣ Pakai Sunscreen Sesuaikan Jenis Kulit
Memilih sunscreen sesuai jenis kulit penting untuk dilakukan. Tujuannya agar perlindungan lebih maksimal tanpa memicu masalah kulit.
Berikut panduan memilih sunscreen berdasarkan jenis kulit:
1. Kulit Berminyak & Berjerawat
Pilih formula yang bertekstur gel, lotion ringan, atau spray.
Dengan kandungan oil-free, non-comedogenic (tidak menyumbat pori), dan mattifying (wajah bebas kilap).
Kandungan aktif yang cocok yaitu niacinamide, centella asiatica, atau salicylic acid.
Jenis sunscreen yang dianjurkan adalah chemical atau hybrid sunscreen.
2. Kulit Kering
Gunakan formula sunscreen yang bertekstur krim atau lotion yang melembabkan.
Cocok dengan kandungan hyaluronic acid, ceramide, glycerin, atau moisturizer tambahan.
Jenis sunscreen yang dianjurkan physical atau chemical sunscreen.
3. Kulit Sensitif
Jenis sunscreen yang dianjurkan adalah physical / mineral sunscreen yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide.
Hindari pewangi (fragrance), alkohol, dan oxybenzone.
Pilih sunscreen yang bertekstur cenderung kental agar minim risiko iritasi.
4. Kulit Kombinasi
Jenis sunscreen yang dianjurkan adalah hybrid sunscreen (kombinasi physical & chemical) yang melembabkan di area kering tapi ringan di T-zone.
5. All Skin Type (Semua Jenis Kulit)
Produk dengan label all skin type biasanya berbentuk gel sunscreen yang ringan dan cepat meresap.
7️⃣ Jangan Lupa Bersihkan Wajah
Pastikan tangan bersih sebelum memakai atau mengaplikasikan ulang sunscreen. Kebersihan tangan dan wajah sangat penting agar sunscreen bisa bekerja secara maksimal.
✨ Kesimpulan
Cara pakai sunscreen yang benar adalah mengaplikasikan sebanyak dua ruas jari (telunjuk dan tengah) untuk wajah dan leher, 15–30 menit sebelum keluar rumah, serta mengulanginya (reapply) setiap 2 jam.
Gunakan sunscreen sebagai tahap akhir skincare pagi, ratakan dengan cara ditepuk lembut, dan pastikan memakai SPF minimal 30.
Sunscreen bukan cuma skincare, tapi investasi kesehatan kulit jangka panjang.
Percuma skincare mahal kalau sunscreen-nya asal pakai.
> 🌱 Kulit sehat itu bukan yang instan putih, tapi yang terlindungi setiap hari.
📚 Referensi Ilmiah
https://sozoskinclinic.com/blog/skin/5-langkah-cara-pakai-sunscreen-yang-benar-agar-wajah-glowing-bebas-flek/#:~:text=Metode%20Dua%20Jari%20(The%20Two,tanda%20penuaan%20karena%20sering%20terlewatkan.
https://m.kumparan.com/kumparanwoman/takaran-sunscreen-yang-tepat-2-jari-atau-2-ruas-jari-209r3gz7OYk/3
https://hellosehat.com/penyakit-kulit/perawatan-kulit/cara-memakai-sunscreen-yang-benar/
https://ai-care.id/self-help/ini-bagian-tubuh-yang-sering-terlupakan-saat-mengoleskan-sunscreen#:~:text=Telinga%20merupakan%20bagian%20tubuh%20yang,lekuknya%20untuk%20memberi%20perlindungan%20menyeluruh.
https://www.halodoc.com/artikel/rekomendasi-sunscreen-terbaik-yang-cocok-untuk-semua-jenis-kulit#cara-memilih-sunscreen-yang-tepat-sesuai-jenis-kulit

